badge
Showing posts with label I'M Food. Show all posts
Showing posts with label I'M Food. Show all posts

Tuesday, February 16, 2016

Cumi Kacang Panjang, simple-bergizi

Cumi salah satu biota laut yang kaya gizi
Cumi-cumi adalah kelompok hewan cephalopoda besar atau jenis moluska yang hidup di laut.[1] Nama itu ''Cephalopoda'' dalam bahasa Yunani berarti "kaki kepala", hal ini karena kakinya yang terpisah menjadi sejumlah tangan yang melingkari kepala.[2] Seperti semua cephalopoda, cumi-cumi dipisahkan dengan memiliki kepala yang berbeda. Akson besar cumi-cumi ini memiliki diameter 1 mm. Cumi-cumi banyak digunakan sebagai makanan.


   Dibalik bentuknya yang terbilang unik, ternyata cumi meyimpan begitu banyak manfaat dan khasiat baik untuk manusia bila di konsumsi. Berikut diantara nya :

1. Mengatasi tumor
Seperti yang disebutkan diawal bahwa tinta cumi dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tumor. Dengan cara tinta tersebut di injeksikan kepada penderita tumor. Namun ini masih dikaji lebih dalam oleh para pakar mengenai keabsahannya dan dosis yang dibutuhkan untuk mendukung sifat tinta untuk memerangi tumor.
2. Pembentukan sel darah merah
Manfaat seafood juga hadir dalam cumi-cumi sangat kaya akan mineral dan nutrisi. Jika kembali cepat atas aborsi termasuk protein, vitamin, dan Omega3 yang khas dari kandungan gizi hewan laut. Bahkan informasi terbaru yang ditemukan kadar tembaga dalam cumi-cumi elemen body diketahui bahwa sangat baik untuk pembentukan sel darah merah.
Sel darah merah sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah memiliki peran penting dalam transportasi oksigen ke seluruh organ tubuh, sehingga cukup penting untuk mencegah penyakit jantung koroner, stroke.
3. Mengoptimalkan Sel Darah Putih
Penelitian yang dilakukan baru-baru ini ditemukan ada zat khusus dalam tinta yang membuatnya istimewa. Setelah diuji tinta cumi-cumi juga mengaktifkan sel-sel darah putih yang baik untuk memerangi kuman dalam tubuh manusia.
4. Dapat Menurunkan Kandungan Kolesterol Dalam Darah
Kadar lemak pada daging cumi relatif rendah, yaitu 7,5 g/100 g bahan, masing-masing terdiri 1,9 g asam lemak jenuh; 2,7 g asam lemak tidak jenuh tunggal; serta 2,1 g asam lemak tidak jenuh ganda. Termasuk ke dalam asam lemak tidak jenuh ganda adalah omega 3 yang dapat menurunkan kandungan kolesterol dalam darah.
5. Menambah nafsu makan
Kandungan mineral dalam cumi-cumi ini mampu menyehatkan sistem pencernaan manusia seperti lambung hingga usus. Kandungan ini termasuk zat riboflavin dan zat niasin yang sangat di butuhkan tubuh. 
6. Memperkuat tulang
Coba anda lihat tabel kandungan gizi cumi-cumi diatas. 100 gram cumi-cumi mengandung 270 mg, dan 2,7 mg zat besi. Kandungan tersebut sama halnya telah memenuhi kebutuhan gizi harian anda sebesar 17% fosfor, 8% seng dan 10 % magnesium dari total kebutuhan harian anda.
7. Untuk Obat Kanker
Ternyata zat yang terdapat dalam cumi-cumi bermanfaat untuk melawan kanker pada manusia. Penelitian ini diakui harus dilanjutkan sehingga hasilnya dapat lebih valid. Selain itu, mungkin ada manfaat lain selain sebagai obat melawan tumor. Namun yang pasti, bahan yang biasa dibuang dan tidak dikonsumsi oleh manusia ternyata memiliki manfaat bagi dunia kedokteran.
8. kesehatan bagi jantung
Para ahli mengungkapkan cumi-cumi adalah sumber makanan laut yang kaya protein, omega-3, tembaga, seng, vitamin B dan yodium. Kandungan tembaga dalam kebaikan cumi untuk penyerapan tubuh, penyimpanan dan metabolisme besi dan pembentukan sel darah merah. Namun, Anda harus menghindari konsumsi cumi dengan cara digoreng.
9. Menghilangkan bekas cacar
Dampak setelah mengalami cacar terdapat adanya bekas di kulit. Bekas kulit tersebut cukup mempengaruhi penampilan kita, apalagi jika bekasnya di wajah. cara memanfaatkan cumi :
  • Jemur cumi-cumi tersebut hingga kering dan bersih
  • Setelah itu cumi-cumi yang kering tersebut ditumbuk
  • ayak tumbukan cumi sehingga di dapat serbuk yang sangat halus
  • Serbuk itulah yang selanjutnya dijadikan untuk obat untuk mengatasi bekas cacar.
Gambar Oleh Sawaregna Prasmanan

   Meskipun cumi mengandung begitu banyak kebaikan untuk manusia. Tidak sedikit manusia yang tidak suka makan cumi-cumi dengan alasan rasanya. Untuk itu kita bisa mengakali nya dengan menolah cumi tadi menjadi masakan yang lezat. Seperti contohnya Tumis Cumi Kacang Panjang seperti gambar diatas.

   Dan masih banyak lagi olahan masakan cumi yang lezat dan menggugah selera,sehingga meraka yang tidak menyukai cumi tetap bisa merasakan khasiat cumi.

   Itulah sedikit informasi yang mudah - mudahan berguna bagi kamu semua. Semoga menambah wawasan kamu tentang cumi-cumi, terimakasih kepada SAWAREGNA, warung sunda prasmanan yang terletak di daerah cileungsi jawa barat, kamu bisa search di google buat lokasi pastinya. Banyak masakan yang enak dan lezat disana.

   oke, terimakasih sudah membaca artikel ini, salam InfoMania, Be Creative and Keep Awesome!!!

Monday, February 15, 2016

Tempe, makanan rakyat yang mendunia

Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh. stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai "ragi tempe".

Tempe makanan khas indonesia yang medunia karena manfaat nya.

Kapang yang tumbuh pada kedelai menghidrolisis senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh manusia. Tempe kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi. Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degeneratif.

Secara umum, tempe berwarna putih karena pertumbuhan miselia kapang yang merekatkan biji-biji kedelai sehingga terbentuk tekstur yang memadat. Degradasi komponen-komponen kedelai pada fermentasi membuat tempe memiliki rasa dan aroma khas. Berbeda dengan tahu, tempe terasa agak masam.

Tempe banyak dikonsumsi di Indonesia, tetapi sekarang telah mendunia. Kaum vegetarian di seluruh dunia banyak yang telah menggunakan tempe sebagai pengganti daging. Akibatnya sekarang tempe diproduksi di banyak tempat di dunia, tidak hanya di Indonesia.

Berbagai penelitian di sejumlah negara, seperti Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat. Indonesia juga sekarang berusaha mengembangkan galur (strain) unggul Rhizopus untuk menghasilkan tempe yang lebih cepat, berkualitas, atau memperbaiki kandungan gizi tempe.

Beberapa pihak mengkhawatirkan kegiatan ini dapat mengancam keberadaan tempe sebagai bahan pangan milik umum karena galur-galur ragi tempe unggul dapat didaftarkan hak patennya sehingga penggunaannya dilindungi undang-undang (memerlukan lisensi dari pemegang hak paten).